--------- --------

Jun 24, 2013

My Day in JogjakARTa: #15 Sedang Menikmati Hal-Hal Detail dalam Hidup


So, hari ini libur akhir semester hari pertama.
Semalam ngerjain postcard-postcard untuk anak-anak cardtopost dan temen-temen lain di sekitar pulau Jawa. Gak lupa juga, ngirim ke illustrator asal Thailand yang lagi kerja di California. Wehehehe.
Ngomong-ngomong kalau pengen postcardnya, bisa loh diorder di The Mockingbird Things. HEHEHE.
Jujur loh, aku bingung pertamanya ngirim kartu pos kayak gimana, apa nanti pas mau dikirim dibacain dulu gitu sama mbaknya-_-, atau beli prangko dan ada biaya kirim lagi, pokoknya was-was lah, mana uang tinggal segini-segininya. Tadi siang aku ke kantor pos yang ada di O KM Jogja. Soalnya itu kantor pos gedungnya bagus  HAHAHA, klasik, makanya aku datangnya kesitu, sekalian jalan-jalan aja.
Setelah tempel-tempelin prangko yang belinya kayak ngeborong, aku niat nyari sesuatu yang bisa dimakan. Lalu aku putar balik ke arah pulang, dan agak sedikit terketuk hatinya untuk belok ke arah Taman Budaya. Sebetulnya udah lama pengen datang ke Taman Budaya, sejak tanggal 19 karena ada acara Pasar Kangen Jogja yang ke-5, tapi apa daya, duit habis dan baru nyoba dagang-dagang gitu buat duit jajan. Setelah bayar parkir dan dilarang kunci stang sama mas-mas parkir, aku jalan masuk ke festival tersebut. Aku masuk dan benar saja, bukannya beli makanan, aku kalap lihat barang-barang antik!!! Dari sepeda ontel Belanda, koin-koin jaman kuno, uang kertas jadul, baju-baju lawas oma-oma, kalender tahun 1960an, poster film, katalog umbul-umbul, majalah bobo, prangko-prangko kuno, majalah film jaman 1950an, telepon rotari, kotak besi vintage, sampai koran Tribun yang headlinenya foto Sri Sultan waktu masih muda, hahahhaha ini benar-benar memuaskan terlebih lagi aku baru memulai hobi kirim-kiriman kartu pos, di sana jual kartu pos foto artis jaman dulu, pokoknya antik-antik abis. Sampai suatu lapak, ada bapak-bapak penjual barang antik, dia cerita tentang koin-koin jadul yang dia berani beli dengan harga tinggi, sekeping bisa sampai 750 ribuan. HAHAHAHA. Aku punya seraup di rumah. HAHAHAHA.

Aku ngobrol-ngobrol sama para pedagang lapak, nanya-nanya majalah jadul yang ada foto Alfred Hitchcocknya, cerita-cerita, lalu sampailah pas aku sedang beli prangko dan prangko titipan si Amay, bapak-bapaknya ngeluarin banyak album prangko dan dia buka yang paling besar. Dia kasih ke aku prangko-prangko yang dia punya dobel, banyaaaaak banget, aku ketawa, kesenengan, akhirnya aku beli album prangkonya, tapi udah ada isinya semua, dia kasih gratisan semua. Dan dia bilang kapan-kapan main aja ke Pasar Senthir, banyak anak-anak ISI suka nongkrong, ngopi-ngopi di situ, ngobrol-ngobrol, belajar, pokoknya sharing hobi deh. Wahaha unik sekali, boleh dicoba minggu-minggu ini.

INI GRATISAN HEHEHE

"Madjalah Penggemar Film" , Prangko hasil berburu dan titipan Amay, Album Prangko yang udah lengkap isinya

Jadi, hari ini aku habiskan uang tiga belas ribu di pasar kangen dan dapat semua prangko gratisan.
Tapi lebih dari itu, aku dapat pengalam baru, hobi baru, teman baru. :D
Berhubung musim liburan, aku pulang kampung, jadi kepikiran bikin kotak pos di depan kontrakan. Hehehe.
Jadi, siapa yang mau kirim-kiriman kartu pos nih? :D

2 comments:

  1. This is awesome! Mau mau dong, mumpung udah di Surabaya nih :3
    Lama nggak kontak makin menggila aja kerennya, stay upbeat, stay amazing! :D

    ReplyDelete
  2. mau dong kak nyobak kirim-kiriman kartupos/ soalnya aku baru belajar doodle nih. kali aja dapat komen2yang bagus dari kakak. alamatnya di mana??

    ReplyDelete

You said......